Monday , October 14 2019
Home / Berita / India Larang Penjualan & Penggunaan Rokok Elektrik

India Larang Penjualan & Penggunaan Rokok Elektrik

NEW DELHI (Mata-Media.Net) – Pemerintah India tampaknya serius untuk mengurangi tingkat perokok di negeri tersebut dengan melarang penjualan dan penggunaan rokok elektronik atau elektrik.

Hari Rabu (18/9/2019), Menteri Keuangan India, Nirmala Sitharaman mengatakan kepada media bahwa keputusan eksekutif akan dikeluarkan oleh pemerintah dalam usaha untuk mengurangi tingkat perokok di negeri berpenduduk lebih dari 1 miliar tersebut.

Rokok elektronik pada awalnya dianggap sebagai cara yang baik bagi mereka yang ingin berhenti merokok rokok biasa. Namun kebiasaan mengisap rokok elektronik yang disebut vaping itu sekarang juga dianggap membahayakan kesehatan.

Baru-baru ini di Amerika Serikat (AS), Departemen Kesehatan di sana meminta warga untuk tidak menggunakan rokok elektronik karena mereka sedang menyelidiki beberapa kasus kematian berkenaan dengan penggunaan rokok elektronik ini.

Menteri Sitharaman mengatakan bahwa rokok elektronik semakin banyak menimbulkan dampak kesehatan, karena digunakan lebih sebagai ‘gaya hidup’ dan bukan untuk menghentikan kebiasaan merokok.

Mereka yang nantinya kedapatan menggunakan rokok elektronik akan bisa dikenai hukuman penjara maksimum tiga (3) tahun dan denda maksimum Rp 100 juta.

Langkah India ini diperkirakan akan memberikan pukulan besar bagi industri rokok elektronik terhadap perusahaan seperti Juul Labs dan Philip Morris Internasional yang sedang berusaha memperbesar pangsa pasar mereka di berbagai negara.

Juul sudah memiliki rencana untuk meluncurkan produk rokok elektronik di India, dan telah mempekerjakan beberapa eksekutif senior dalam beberapa bulan terakhir.

Untuk diketahui, lebih dari 900 ribu orang tewas di India setiap tahunnya karena penyakit yang berkenaan dengan rokok.

Kementerian Kesehatan India juga mengajukan larangan ini demi kepentingan publik dengan mengatakan ingin memastikan bahwa rokok elektronik ini tidak menjadi ‘wabah’ di kalangan anak-anak dan remaja muda. [AR/dbs]

Check Also

Ciduk Terduga Teroris di Cengkareng, Densus 88 Geledah Rumah di Bekasi

BEKASI (Mata-Media.Net) – Densus 88 Antiteror Mabes Polri dikabarkan menciduk seorang warga yang diduga sebagai teroris di Cengkareng, ...