Monday , October 14 2019
Home / Berita / Pelaku Penusukan di Markas Besar Polisi Paris Ternyata Seorang Mualaf

Pelaku Penusukan di Markas Besar Polisi Paris Ternyata Seorang Mualaf

PARIS (Mata-Media.Net) – Pelaku penusukan yang terjadi di markas besar polisi Kota Paris, Perancis pada Kamis (3/10/2019) ternyata seorang mualaf. Pelaku yang merupakan petugas administrasi telah menikam empat (4) orang hingga tewas, termasuk tiga (3) polisi.

Menurut sebuah laporan, dia baru masuk Islam 18 bulan lalu. Laporan media mengidentifikasi pelaku sebagai Michael Harpon, seorang pekerja IT penyandang tunarungu berusia 45 tahun. Dia menyerang 3 anggota divisi intelijen kepolisian Paris di dalam dua (2) kantor di lantai dasar.

Dia lalu naik ke tangga dan menyerang 2 polisi perempuan, seperti dilaporkan surat kabar Prancis, Le Parisien pada Jumat (4/10/2019). Salah satu polisi selamat dan menjalani operasi darurat setelah serangan itu. Dia diketahui berada dalam kondisi kritis.

Pelaku kemudian ditembak mati di halaman markas polisi oleh seorang perwira yang digambarkan sebagai anak muda yang dilatih oleh polisi.

Menurut Le Parisien, Harpon berasal di pulau Martinique. Dia menikah pada 2014 dan tinggal bersama istrinya di pinggiran Kota Paris.

Dia masuk Islam 18 bulan lalu, namun tetangga mengatakan kepada wartawan setempat bahwa tidak ada tanda-tanda dia diradikalisasi. Polisi di Paris juga tidak memperlakukan insiden itu sebagai serangan teroris, seperti dikutip dari New York Post. Namun apakah kejadian penusukan tersebut berkaitan dengan Islamic State (IS) atau tidak, hal ini masih diselidiki.

Sebab dalam beberapa waktu terakhir, aksi serupa baik menggunakan pisau atau senjata api sering dilakukan oleh para pendukung IS di Perancis. Sedangkan menurut CNN, otoritas Perancis menahan istri pria itu setelah serangan mengerikan tersebut. [AR/dbs]

Check Also

12 Masjid di Jerman Terima Ancaman Bom & Pesan Islamophobia

BERLIN (Mata-Media.Net) – Islamophobia masih juga belum hilang dari Eropa. Sejumlah masjid dan politisi di Jerman ...