Monday , October 14 2019
Home / Berita / Sejumlah Tentara Bangladesh Perkosa Wanita Rohingya di Kamp Pengungsian

Sejumlah Tentara Bangladesh Perkosa Wanita Rohingya di Kamp Pengungsian

NAYAPARA (Mata-Media.Net) – Tindakan biadab dan keji dilakukan oleh para tentara Bangladesh terhadap Muslimah Rohingya. Sejumlah tentara Bangladesh dilaporkan telah memperkosa wanita Muslimah dan seorang bocah Rohingya yang berusia 12 tahun di kamp pengungsian. Militer Bangladesh telah memerintahkan penyelidikan terhadap tuduhan yang dilontarkan keluarga korban.

Seperti dilansir AFP pada Jumat (4/10/2019), Mohammad Osman, kakak laki-laki korban menyebut ada tiga (3) tentara Bangladesh yang masuk ke gubuk tempat tinggal mereka di kamp pengungsian Rohingya di Nayapara, pada Minggu (29/9) waktu setempat. Nayapara merupakan distrik perbatasan di Bangladesh yang menjadi salah satu lokasi kamp pengungsian Rohingya.

Ketiga tentara itu, sebut Osman, melakukan serangan seksual dan pemerkosaan terhadap adik perempuannya.

“Dia diperkosa sambil salah satu dari tentara itu menyekap mulutnya,” kata Osman kepada AFP via telepon.

Secara terpisah, seorang juru bicara Angkatan Bersenjata Bangladesh, Letnan Kolonel Abdullah ibn Zaid menegaskan, pihaknya tengah menyelidiki dugaan pemerkosaan ini.

“Kami telah membentuk komisi penyelidikan untuk menyelidiki insiden ini dan mencari faktanya. Jika mereka terbukti bersalah, hukuman tegas akan dijatuhkan,” tegas Abdullah ibn Zaid dalam pernyataannya.

Penyelidikan ini diluncurkan saat sekitar 1 juta pengungsi Rohingya yang hidup di kamp-kamp di Bangladesh semakin sering menghadapi permusuhan dan kejahatan, di mana sekitar dua (2) tahun setelah kabur dari kekejaman dan pembantaian yang dilakukan oleh militer Buddha Myanmar, yang sarat kekerasan juga diwarnai pemerkosaan hingga pembunuhan. [AR/dbs]

Check Also

Ciduk Terduga Teroris di Cengkareng, Densus 88 Geledah Rumah di Bekasi

BEKASI (Mata-Media.Net) – Densus 88 Antiteror Mabes Polri dikabarkan menciduk seorang warga yang diduga sebagai teroris di Cengkareng, ...