Monday , October 14 2019
Home / Berita / Bejat!! Anak-Anak Jadi Obyek Pelacuran Kaum Syiah Berkedok Nikah Mut’ah

Bejat!! Anak-Anak Jadi Obyek Pelacuran Kaum Syiah Berkedok Nikah Mut’ah

BAGHDAD (Mata-Media.Net) – Meskipun mengaku sebagai Muslim, namun sejatinya Syiah bukanlah bagian dalam agama Islam, atau salah satu madzhab didalam ajaran Islam. Syiah merupakan agama tersendiri yang berada diluar agama Islam dengan syariat dan aturan sendiri yang berbeda dan jauh dari nilai-nilai Islam.

Fakta terbaru soal kebejatan dan kekejian agama Syiah diungkapkan oleh BBC pada Senin (7/10/2019). BBC melakukan investigasi selama 11 bulan untuk mengungkap praktik pelacuran gadis-gadis muda dan juga anak-anak berkedok kawin kontrak yang dilakukan pendeta Syiah di Iraq. Praktik ini bahkan secara luas dilakukan di dua (2) tempat yang dianggap paling suci di Iraq, yakni Khadimiya di Baghdad dan Karbala.

Kawin kontrak atau yang biasa dikenal dengan sebutan nikah mut’ah dalam hukum Syiah adalah praktik keagamaan kontroversial dan tidak bermoral yang digunakan kaum Syiah untuk melangsungkan pernikahan sementara, di mana sang perempuan mendapatkan bayaran dan si laki-laki harus membayar untuk menyalurkan syahwat biologisnya.

Kini, hal tersebut disalahgunakan agar laki-laki dan perempuan dapat melakukan hubungan seks selama jangka waktu tertentu.

Tim BBC Arabic dan Inggris menemui para gadis dan perempuan yang pernah dieksploitasi secara seksual, sekaligus berbincang dengan para pria yang membayar para pendeta Syiah untuk melegalkan tindakan bejatnya tersebut serta mencarikan mereka “pengantin kontrak”. Tim BBC juga merekam pembicaraan dengan para pendeta Syiah secara rahasia.

Tidak hanya itu, praktik tersebut juga menjadi legitimasi seks dengan anak di bawah umur. Syaratnya hanya satu: tidak boleh ada penetrasi. Sedangkan perilaku apapun selain itu, boleh dilakukan.

Sheikh Salawi, pendeta Syiah dari Karbala ketika ditanya oleh reporter investigatif BBC – dan direkam menggunakan kamera rahasia -, “apakah anak perempuan berusia 12 tahun diperbolehkan kawin kontrak?”

“Ya, di atas sembilan (9) tahun – tak ada masalah sama sekali. Menurut Syariah (agama Syiah) tak ada masalah,” ujarnya. [AR/dbs]

Check Also

12 Masjid di Jerman Terima Ancaman Bom & Pesan Islamophobia

BERLIN (Mata-Media.Net) – Islamophobia masih juga belum hilang dari Eropa. Sejumlah masjid dan politisi di Jerman ...