Thursday , November 21 2019
Home / Berita / 2 Polisi Perancis Diduga Terpapar Paham Radikal

2 Polisi Perancis Diduga Terpapar Paham Radikal

PARIS (Mata-Media.Net) – Otoritas Perancis menyebutkan telah menyita senjata dinas dari dua (2) polisi atas dugaan terpapar paham radikalisme. Ini dilakukan menyusul pembunuhan empat (4) polisi pada pekan lalu. Namun otoritas tersebut tidak menyebutkan kelompok radikal mana yang mempengaruhi 2 polisi tersebut.

Pelaku pembunuhan dalam serangan pada 3 Oktober 2019 tersebut adalah seorang pakar IT kepolisian yang menjadi mualaf sekitar 10 tahun lalu. Menurut para penyelidik, pria itu belakangan telah berubah menjadi radikal. Sejumlah pengamat menduga bahwa mereka telah terpapar oleh Islamic State (IS).

Buntut penusukan maut itu, Kementerian Dalam Negeri Perancis dalam tekanan untuk menjelaskan bagaimana pihaknya melewatkan tanda-tanda peringatan dari seorang pegawai yang telah bertahun-tahun bekerja di markas kepolisian Paris, tempat dia menikam 4 koleganya hingga tewas.

Sumber kepolisian Paris juga mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP pada Sabtu (12/10/2019) bahwa 2 polisi yang ditarik senjata dinasnya, juga atas kecurigaan bahwa mereka telah menjadi radikal. Namun polisi tidak menyebutkan identitas maupun pangkat kedua polisi tersebut.

Sumber tersebut menambahkan, satu dari dua polisi tersebut bahkan terancam untuk dinonaktifkan.

Untuk diketahui bahwa semua polisi Perancis menggunakan pistol semiotomatis sebagai senjata dinas.

Kementerian Dalam Negeri Perancis dilaporkan telah membentuk sebuah unit khusus untuk menelusuri kemungkinan para radikal di kalangan pasukan keamanan negeri itu.

Surat kabar Le Parisien melaporkan pekan ini bahwa 19 pegawai Kementerian Dalam Negeri hingga saat ini tengah dalam pengawasan karena diduga terpapar radikalisme. [AR/dbs]

Check Also

Demo Tolak Kenaikan BBM di Iran Tewaskan 106 Lebih Orang Syiah

TEHERAN (Mata-Media.Net) – Aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan di negara Syiah Iran mengakibatkan sebanyak 106 orang ...