Sunday , April 5 2020
Home / Berita / Usai Bom di Medan, Densus 88 Ciduk 71 Orang Terduga Teroris

Usai Bom di Medan, Densus 88 Ciduk 71 Orang Terduga Teroris

JAKARTA (Mata-Media.Net) – Ibarat sebuah musim panen, Densus 88 di akhir tahun 2019 ini sedang melakukan “panen raya” dengan menangkapi umat Islam yang baru diduga terlibat jaringan teror. Per Selasa (19/11/2019), Densus 88 telah menciduk sebanyak 71 orang terduga teroris.

Aksi itu dilakukan Densus 88 seusai insiden bom di Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut) pada Rabu(13/11/2019) lalu. Dalam penangkapan tersebut, 2 orang ditembak mati Densus 88.

“Kami tangkap 71 orang. Lanjut penyidikan 68 orang. Meninggal 3 orang, 1 bom bunuh diri dan 2 mengancam nyawa petugas karena melawan,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol M Iqbal di Gedung Tribrata, Jalan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Selasa (19/11/2019).

Sebelumnya, Densus 88 mengklaim telah berhasil menangkap pimpinan JAD Medan berinisial Y alias Yanto. Tersangka merupakan pembaiat terhadap 23 anggota JAD jaringan teroris Medan dan Aceh.

Rinciannya, lima (5) orang di Pekanbaru, tiga (3) orang di Jabodetabek, lima orang di Banten, dan 11 orang di Jawa Tengah.

Selain itu, Densus 88 juga menciduk 11 orang di Jawa Barat, satu orang di Kalimantan, dua (2) orang di Aceh, dua orang di Jawa Timur dan satu orang di Sulawesi Selatan. Kemudian, sebanyak 30 orang diamankan di Medan.

Dari 30 terduga teroris yang diamankan di Medan, sebanyak 3 orang meninggal dunia.

Dari total 71 orang terduga teroris itu, Iqbal belum dapat memastikan secara spesifik berapa terduga teroris yang berkaitan dengan serangan bombdi Maporestabes Medan.

“Belum. Saya janji, ketika sudah (selesai diselidiki), saya akan ekspose,” ujar Iqbal.

Sedangkan Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Y yang memerintahkan Rabbial Muslim Nasution (RMN) untuk membom Polrestabes Medan. Menurut polisi, beberapa kali pertemuan JAD Medan dilakukan di kediamannya di Belawan.

“Dia leader. Membaiat secara bersama kelompok tersebut kepada pimpinan ISIS, dan memimpin latihan di gunung Sibayak,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Senin (18/11/2019). [Abd/dbs]

Check Also

Walikota Prabumulih Sebut Meliburkan PNS & Sekolah Tak Cegah Corona

PRABUMULIH (Mata-Media.Net) – Media sosial (medsos) pada Sabtu (4/4/2020) dihebohkan oleh video viral Walikota Prabumulih, ...