Monday , February 24 2020
Home / Berita / Mahfud Sebut Sistem Pemerintahan Nabi Haram Ditiru, Netizen: Emang Sistem Sekarang Sudah Baik?

Mahfud Sebut Sistem Pemerintahan Nabi Haram Ditiru, Netizen: Emang Sistem Sekarang Sudah Baik?

JAKARTA (Mata-Media.Net) – Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD yang menyebut bahwa meniru sistem pemerintahan Nabi Muhammad SAW hukumnya adalah haram akhirnya menimbulkan kontroversi dan kecaman dari umat Islam.

Warganet ataupun netizen ikut bersuara dan berkomentar atas statemen Mahfud tersebut. Menurut netizen, kalau sistem pemerintahan atau kekhilafahan Nabi Muhammad lebih baik diterapkan untuk menggantikan sistem Demokrasi yang sekarang ini terbukti bobrok dan tidak baik, kenapa harus takut. “Pemerintahan dt sejak zaman penjajahan hingga kini blm dirasakan lbh baik bahkan kini lbh buruk dr era Soeharto. Kini lbh banyak KKN, pernah @mohmahfudmd  mengatakannya (lihat jejak digital)
Jika ada sistem yg ditawarkan lbh baik knp hrs takut? emangnya sistem sekarang sdh baik?,” tulis akun Twitter @MochatmaW pada Senin (27/1/2020).

“Malaikat aja bisa jadi iblis bila masuk system pemerintahan,kalau penjilat masuk pemerintahan jadi bapak tuanya iblis dong. Pernyataan itu hadir untuk menggambarkan betapa bobroknya system negara saat ini. https://t.co/1qpu7E6jIh,” tulis akun Twitter @mas_jae19 pada Senin.

“FIRMAN ALLAH DALAM ALQUR’AN YANG DIBAWA RASULULLAH…
SISTEM YANG DITERAPKAN RASULULLAH…
AJARAN YANG DITINGGALKAN RASULULLAH…
SEMUA ITU PEDOMAN UMMAT ISLAM DALAM HIDUP DAN BERKEHIDUPAN. TIDAK PANTAS STATMENT ITU KELUAR DARI MULUT ANDA. Prof @mohmahfudmd https://t.co/qtoJwF9D1Z,” tulis akun Twitter @DavFar17 pada Senin.

“dijaman Nabi belum bisa disebut negara , karena perangkatnya bekum ada. jadi semacam otoritas.
Tapi model pemerintahannya masih bisa ditiru. dan tidak HARAM meniru gaya kepemimpinan nabi,” tulis akun Twitter @WakSobirin pada Minggu.

“Sejak nabi meninggal 4 sahabat menjalankan kepemimpinan sesuai warisan nabi. Lebih kurang kepemimpinan mereka, mereka mengikuti ajaran nabi. Para khalifah sesudahnya juga mengikuti ajaran nabi dalam memimpin dng berbagai perbedaan, wajar karena mereka bukan nabi,” tulis akun Twitter @EN538474N6 pada Minggu. [Abd/dbs]

Check Also

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Perbatasan Turki & Iran, 7 Orang Tewas

ANKARA (Mata-Media.Net) – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang Turki yang berdekatan dengan perbatasan Iran pada ...