Monday , February 24 2020
Home / Berita / Syirik!! Para Peserta Tes CPNS di Jatim & Jateng Bawa & Pakai Jimat

Syirik!! Para Peserta Tes CPNS di Jatim & Jateng Bawa & Pakai Jimat

SURABAYA (Mata-Media.Net) – Perbuatan syirik ternyata tidak hanya dilakukan oleh orang-orang yang dianggap kalangan bawah dan kurang pendidikan, tapi ternyata juga dilakukan oleh orang-orang yang berpendidikan. Misalnya orang-orang yang hendak melakukan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) juga melakukan perbuatan syirik dengan memakai jimat saat tes CPNS.

Petugas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur (Jatim) memperketat pemeriksaan pelamar seleksi kompetensi dasar (SKD) berbasis CAT CPNS, termasuk membawa barang yang dianggap bisa membawa jimat saat pelaksanaan tes.

Koordinator Lapangan Panitia Daerah Seleksi CPNS Kemenkumham Jatim, Ketut Akbar mengatakan, untuk mengantisipasi penggunaan jimat, panitia seleksi daerah memperketat proses penggeledahan peserta sebelum memasuki area tes yang dilaksanakan di Auditorium Poltekpel Surabaya, pada Kamis (6/2/2020).

“Panitia sudah menemukan puluhan barang yang nyeleneh karena tidak berhubungan dengan pelaksanaan SKD berbasis CAT. Paling banyak memang ditemukan jimat,” ujarnya.

Ia mengatakan, jimat yang ditemukan beragam, mulai dari jimat jenis rajah, uang dan kertas yang ditulis huruf Arab, pasir yang dibungkus kain putih hingga jimat pengasihan.

“Panitia tidak memperkenankan jimat-jimat tersebut untuk dibawa masuk. Pasalnya, berdasarkan peraturan, yang boleh dibawa masuk hanya kartu identitas penduduk (e-KTP) dan kartu peserta ujian yang telah divalidasi panitia. Bahkan jam tangan, kalung, gelang atau aksesoris tubuh lainnya tidak boleh dibawa masuk,” jelasnya di Surabaya.

Tak hanya di Jatim, para peserta tes CPNS di Jawa Tengah (Jateng) juga melakukan perbuatan yang sama. Dua (2) peserta CPNS kedapatan membawa benda-benda tak lazim ketika berada di lokasi tes. Mereka adalah peserta asal Kabupaten Tegal yang mengikuti tes di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Kota Semarang.

Ketua Pelaksana Tes CPNS di Udinus, Muhammad Sidik membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, dua peserta itu tertangkap basah saat hendak memasuki ruangan tes membawa jimat berupa uang logam yang dibungkus kertas dan kayu menyerupai katapel.

“Ada dua peserta dari Tegal ketahuan memakai jimat pas body check memakai metal detektor,” katanya pada Kamis, 6 Februari 2020. [Abd/dbs]

Check Also

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Perbatasan Turki & Iran, 7 Orang Tewas

ANKARA (Mata-Media.Net) – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang Turki yang berdekatan dengan perbatasan Iran pada ...