Wednesday , April 8 2020
Home / Berita / Rusia: AS Pasok Senjata & Amunisi Untuk Pemberontak & Milisi Kurdi di Suriah

Rusia: AS Pasok Senjata & Amunisi Untuk Pemberontak & Milisi Kurdi di Suriah

MOSKOW (Mata-Media.Net) – Militer Rusia menyebut bahwa militer Amerika Serikat (AS) telah memasok senjata dan amunisi dalam jumlah besar kepada milisi lokal Suriah, yang mengarah kepada milisi Kurdi untuk digunakan melawan warga sipil dan pasukan Turki. Untuk diketahui, Rusia saat ini bersekutu dengan Turki, sedangkan AS bersekutu dengan Kurdi yang menjadi musuh rezim Turki.

“Komando AS di kawasan itu secara intensif menjenuhkan wilayah timur sungai Efrat dengan senjata dan amunisi. Sejak awal 2020, 13 konvoi militer telah tiba dari Irak ke Suriah, yang mencakup lebih dari 80 kendaraan lapis baja dan lebih dari 300 truk yang dimuat dengan berbagai jenis senjata, amunisi dan material,” kata Laksamana Muda Oleg Zhuravlev seperti dilansir dari Sputnik, pada Rabu (18/02/2020).

Zhuravlev menekankan bahwa persediaan senjata dari AS itu digunakan baik selama bentrokan, sejumlah kelompok gerilyawan selain Kurdi seperti HTS, FSA, SDF dan lainnya di wilayah timur Sungai Efrat dan terhadap pasukan Turki di Suriah utara.

Menurut Zhuravlev, karena situasi kemanusiaan yang parah dan serangan terus-menerus oleh militan, warga sipil meninggalkan wilayah timur laut negara itu dan pindah ke wilayah lain di Suriah.

Sebelumnya, penyiar Sham FM melaporkan bahwa lebih dari 50 kendaraan militer AS tiba di provinsi timur laut Al-Hasakah dari Iraq.

Pasukan AS yang ditempatkan di Suriah juga dilaporkan memulai pembangunan pangkalan militer baru di Al-Hasakah yang kaya minyak, dengan tujuan mencegah pasukan Rusia mencapai ladang minyak Rmelan.

Suriah telah dilanda perang dan konflik yang rumit hingga menghancurkan negara itu sejak 2011, dengan pasukan pemerintah Syiah Suriah bertempur melawan berbagai kelompok oposisi, serta faksi-faksi kelompok Islam, termasuk dari Islamic State (IS). Namun dalam konflik di Suriah, IS juga diperangi oleh Kurdi, SDF maupun para pemberontak Suriah yang mendapatkan dana dan senjata dari AS maupun Turki. [AR/dbs]

Check Also

Update Corona di Indonesia 7 April: 221 Orang Meninggal & 2.738 Positif

JAKARTA (Mata-Media.Net) – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad  Yurianto melaporkan total kasus positif virus ...