Sunday , April 5 2020
Home / Berita / Myanmar Akan Adili Lebih Banyak Tentara yang Terlibat Pembantaian Muslim Rohingya

Myanmar Akan Adili Lebih Banyak Tentara yang Terlibat Pembantaian Muslim Rohingya

YANGON (Mata-Media.Net) – Militer Myanmar pada Sabtu (22/2/2020) mengatakan, pihaknya akan menyeret lebih banyak tentara ke pengadilan militer atas dugaan pelanggaran HAM dan pembantaian terhadap kaum Muslimin Rohingya. Hal ini dilakukan setelah komisi yang ditunjuk pemerintah melaporkan bahwa banyak tentara melakukan kejahatan perang terhadap Muslim Rohingya.

Militer mengatakan, pihaknya telah mempelajari laporan panel dengan sangat terperinci dan sedang meninjau tuduhan tersebut. Pada bulan Januari panel menyimpulkan, bahwa beberapa anggota pasukan keamanan bertanggung jawab atas kejahatan perang dan pelanggaran HAM selama tindakan keras yang dipimpin militer terhadap Muslim Rohingya pada tahun 2017.

Namun, Myanmar mengatakan, para tentara memerangi kampanye kontra-pemberontakan yang sah terhadap gerilyawan yang menyerang pos-pos keamanan. Panel yang ditunjuk pemerintah menyalahkan milisi Rohingya karena menyerang 30 pos polisi dan memprovokasi warga atas tindakan keras.

Kendati demikian, tentara Myanmar mengatakan, masih menyelidiki dugaan pelanggaran di dua (2) desa. Pertama di desa Maung Nu, tempat di mana 200 Muslim dan bahkan disebutkan lebih dari Muslim Rohingya terbunuh setelah berlindung di satu rumah. Kedua di desa Chut Pyin, tempat ratusan Muslim lainnya diduga telah dibantai oleh tentara Buddha Myanmar.

“Pengadilan Penyelidikan akan menyelidiki insiden tersebut dan persidangan Pengadilan Militer akan diikuti sesuai dengan hukum dan sejalan dengan proses Peradilan Militer,” kata pernyataan militer.

Dua juru bicara militer menolak beberapa panggilan telepon dari Reuters untuk meminta komentar lebih lanjut. Salah satu warga desa Maung Nu mengatakan kepada penyelidik yang ditunjuk pemerintah bahwa tentara Myanmar mengepung desa setelah gerilyawan menyerang pos keamanan terdekat.

Para tentara, kata dia, menyerbu sebuah rumah tempat banyak penduduk desa berlindung yang akhirnya membunuh sebanyak 200 Muslim dengan kejam dan sadis. [AR/dbs]

Check Also

Walikota Prabumulih Sebut Meliburkan PNS & Sekolah Tak Cegah Corona

PRABUMULIH (Mata-Media.Net) – Media sosial (medsos) pada Sabtu (4/4/2020) dihebohkan oleh video viral Walikota Prabumulih, ...