Sunday , April 5 2020
Home / Berita / Terinfeksi Virus Corona, 5 Orang di Iran & 2 Orang di Italia Tewas

Terinfeksi Virus Corona, 5 Orang di Iran & 2 Orang di Italia Tewas

TEHERAN (Mata-Media.Net) – Otoritas Syiah Iran pada Sabtu (22/2/2020) memerintahkan penutupan sekolah dan universitas di dua (2) kota yang dilanda wabah virus corona. Kini virus corona menewaskan lima (5) orang di Iran.

Langkah itu dilakukan ketika pihak berwenang Iran melaporkan satu kematian lagi diantara 10 orang yang baru terinfeksi virus itu.

“Sebagai tindakan pencegahan, pihak berwenang memerintahkan penutupan sekolah, universitas, dan pusat pendidikan lainnya di Qom dan kota terdekat Arak mulai Minggu,” demikian laporan televisi negara Iran, seperti dikutip AFP.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan keprihatinan atas kecepatan penyebaran COVID-19 di Iran, dan juga penyebaran dari Iran ke negara-negara lain termasuk Lebanon. Untuk diketahui, Iran dan Lebanon punya hubungan dekat karena sama-sama beragama Syiah.

Wabah COVID-19 di Iran pertama kali muncul pada Rabu lalu, ketika pihak berwenang menyebut virus itu merenggut nyawa 2 orang di Qom, sebuah kota Syiah di selatan Teheran yang juga menjadi pusat seks bebas.

Tak hanya di Iran, Italia juga melaporkan orang kedua yang tewas karena komplikasi akibat virus corona tipe baru. Hal itu dikonfirmasi kantor berita Italia, ANSA pada Sabtu (22/2/2020).

Seperti dilaporkan AFP, kematian seorang perempuan di wilayah utara Lombardy itu menyusul tewasnya pria berusia 78 tahun pada Jumat (21/2/2020). Ini menjadi gelombang baru dari kasus virus corona di wilayah utara Italia.

Ini sekaligus menjadi kematian kedua yang terjadi di Eropa.

Sebelumnya, kabar kematian pria 78 tahun tersebut memicu penutupan toko, kantor, dan pusat komunitas, bahkan sekolah di Italia. Bahkan, pihak berwenang Italia menutup ruang publik dan lainnya di 10 kota. [AR/dbs]

Check Also

Dalam Sehari, Hampir 1.500 Orang di AS Tewas Karena Virus Corona

WASHINGTON (Mata-Media.Net) – Amerika Serikat (AS) mencatatkan rekor terburuk sejak pandemi virus Corona atau Covid-19 ...