Sunday , April 5 2020
Home / Berita / Hakim Agung Tewas di RSPAD Gatot Soebroto, Apakah Karena Corona?

Hakim Agung Tewas di RSPAD Gatot Soebroto, Apakah Karena Corona?

JAKARTA (Mata-Media.Net) – Hakim Agung Mahkamah Agung (MA), MD Pasaribu tewas di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat pada Rabu (24/3/2020). MA masih belum mendapatkan informasi pasti sebab tewasnya Hakim Agung Kamar Pidana itu, apakah karena virus Corona atau sakit lain.

Untuk diketahui, RSPAD Gatot Soebroto merupakan salah satu rumah sakit yang juga menjadi rujukan dan tempat perawatan pasien yang terinfeksi corona. Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi juga dirawat di rumah sakit ini setelah dinyatakan positif corona.

“Beberapa bulan belakangan ini sehat-sehat saja beliau, siding-sidangnya tetap jalan meski Pak MD Pasaribu mengeluh masalah tekanan darah,” kata juru bicara MA, hakim agung Andi Samsan Nganro pada Rabu.

Namun, beberapa hari terakhir ini MD Pasaribu merasa kurang sehat lalu dirawat di RSPAD. Tidak hanya MD Pasaribu, istrinya juga ikut dirawat di RSPAD.

“Kalau istri beliau, kami dapat informasi dari RSPAD bahwa semoga semakin membaik,” ujar Andi Samsan Nganro.

MD Pasaribu menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Rabu, 25 Maret 2020 pukul 21.05 WIB. Namun, MA belum mendapatkan informasi penyebab meninggalnya MD Pasaribu. Salah satu yang masih menjadi pertanyaan apakah tewas karena Corona atau bukan.

“Kami belum dapat informasi akurat dari pihak rumah sakit mengenai penyakitnya. Kami berusaha mencari informasi dari pihak RSPAD,” ujar Ketua Muda MA itu.

“Dengan berpulangnya YM Bapak MD Pasaribu maka kami dari pimpinan MA menyampaikan ucapan belasungkawa yang dalam,” lanjutnya.

Namun, indikasi MD Pasaribu tewas karena corona karena mayatnya langsung dimakamkan di Tegal Alur, Jakarta Barat, pada Rabu pagi. Atas dasar kebijakan RSPAD, jenazah MD Pasaribu langsung dimakamkan tanpa disemayamkan terlebih dahulu di MA. Proses pemakaman ini merupakan SOP dalam menangani pasien corona.

“Menurut dokter RSPAD, pihak rumah sakit sudah punya SOP (standard operating procedure, red) sendiri. Oleh karena itu, pihak rumah sakit melarang pihak MA untuk melayat ke RSPAD. Pimpinan MA menyatakan Pak Pasaribu tidak disemayamkan di kantor MA dan tidak menghadiri pemakaman beliau,” jelasnya.

MD Pasaribu jadi hakim agung setelah dilantik oleh Ketua MA Hatta Ali pada bulan Oktober 2013. Sebelumnya ia merupakan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Medan.

Pemilik nama lengkap Maruap Dohmatiga Pasaribu itu dilantik menjadi hakim agung usai mendapatkan 27 suara anggota Komisi III DPR RI. [Abd/dbs]

Check Also

Dalam Sehari, Hampir 1.500 Orang di AS Tewas Karena Virus Corona

WASHINGTON (Mata-Media.Net) – Amerika Serikat (AS) mencatatkan rekor terburuk sejak pandemi virus Corona atau Covid-19 ...