Thursday , January 23 2020
Home / Berita / 600 Lebih Demonstran di AS Ditangkap Karena Protes Kebijakan Imigrasi Trump

600 Lebih Demonstran di AS Ditangkap Karena Protes Kebijakan Imigrasi Trump

WASHINGTON (Mata-Media.Com) Sedikitnya 600 demonstran yang sebagian besar wanita ditangkap saat menggelar aksi demo Women’s March di Washington DC, Amerika Serikat (AS). Para demonstran berkumpul di Capitol Hill untuk memprotes kebijakan imigrasi Presiden AS, Donald Trump yang memisahkan anak-anak dengan orangtuanya.

Seperti dilansir ABC News pada Jumat (29/6/2018), anggota parlemen dari Partai Demokrat juga ikut serta dalam aksi protes yang digelar pada Kamis (28/6/2018) waktu setempat itu. Dalam aksinya, para demonstran meneriakkan seruan ‘KAMI PEDULI’ dan ‘HAPUSKAN ICE’. ICE merupakan kependekan dari Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS.

Ratusan demonstran itu meminta Kongres AS mengambil tindakan tegas untuk mengakhiri kebijakan imigrasi Trump yang mengkriminalisasi dan menahan para imigran tanpa dokumen resmi serta memisahkan keluarga-keluarga imigran yang ditahan.

Sejumlah Senator Demokrat seperti Ed Markey dari Massachusetts, Mazie Hirono dari Hawaii, Kristen Gillibrand dari New York, dan Richard Blumenthal dari Connecticut mengunjungi para demonstran untuk memberikan dukungan mereka. Senator Tammy Duckworth yang duduk di kursi roda juga ikut memberi dukungan sembari mengajak putrinya.

Para demonstran beraksi sambil memakai selimut mylar yang mirip dengan yang dipakai para anak imigran yang ditahan dan dipisahkan dari keluarganya.

“Para wanita marah pada pemisahan keluarga-keluarga,” ucap Linda Sarsour salah satu penyelenggara Women’s March. “Kami semua marah pada hal-hal yang terjadi di negara kita,” lanjutnya.

“Kami ada di sini untuk menyatakan kami siap berkorban dan kami siap meninggalkan pekerjaan kami, meninggalkan keluarga untuk datang dan melakukan aksi ketidakpatuhan sipil di sini,” tegas Sarsour.

Anggota parlemen Partai Demokrat, Pramila Jayapal dari Washington mengatakan, Kepolisian Capitol AS telah menangkap sedikitnya 575 demonstran dalam aksi di gedung Senat AS. Mereka yang ditangkap didakwa atas aksi unjuk rasa melanggar hukum atau tanpa izin.

Aksi protes ini dimulai di dekat kantor Departemen Kehakiman, dengan para demonstran berbagi pengalaman mereka dengan imigrasi dan menyerukan Kongres untuk bertindak. Dituturkan anggota parlemen AS lainnya, Sheila Jackson Lee, bahwa aksi ini akan digelar lagi.

“Ini bukan acara sehari saja. Ini acara setiap hari,” ucap Lee di hadapan para demonstran. [Abd/dbs]

Check Also

Meniti Jalan Taubat (Karena Taubat Suatu Keharusan)

Oleh: Furqan (Mata-Media.Net) – Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ ...