Sunday , December 15 2019
Home / Firqah / Nabi Isa (Yesus) Ternyata Telah Menikah & Berpoligami

Nabi Isa (Yesus) Ternyata Telah Menikah & Berpoligami

(Mata-Media.Com) – Mantan Ketua Al-Jam’iyah Asy-Syar’iyah li Al-‘Amilina bil-Kitabi was-Sunnah Al-Muhammadiyah di Jiza, Ustadz Khalid Al-Athfi pernah menulis sebuah penelitian yang cukup informatif melengkapi ayat dan hadits tentang penikahan-pernikahan para nabi. Menurutnya, para nabi dan rasul itu bukan hanya menikah tetapi juga punya istri lebih dari satu (1) orang.

Para pembaca situs online Mata-Media.Com (MMC) yang dirahmati Allah, berikut ini adalah hasil penelitiaannya yang bisa dijadikan referensi bagi umat Islam untuk lebih mengenal para nabi dan utusan Allah Subhanahu wa Ta’ala:

1. Nabi Ibrahim Menikah 3 Kali

Pertama kali Nabi Ibrahim ‘alaihisallam menikah dengan Sarah. Karena tidak punya anak, maka Nabi Ibrahim menikah lagi dengan Hajar yang memberinya anak yang bernama Nabi Ismail ‘alaihissalam.

Lalu Sarah kemudian hamil dan melahirkan Nabi Ishaq ‘alaihissalam. Istri ketiga Nabi Ibrahim adalah Qutsurah (قثورة), darinya tidak disebutkan ada keturunan atau tidak.

2. Nabi Ya’qub Menikah 5 Kali

Nabi Ya’qub ‘alaihissalam adalah anak dari Nabi Ishaq ‘alaihissalam, cucu dari Nabi Ibrahim ‘alaihissalam yang berjulukan Israil.

Sebutan Bani Israil sendiri dinisbahkan kepada anak-anak Nabi Ya’qub yang konon berjumlah 12 orang, hasil dari pernikahan dengan 5 orang istri. Diantara anak-anak Nabi Ya’qub adalah Nabi Yusuf ‘alaihissalam dan Bunyamin.

3. Nabi Musa Menikah 4 Kali

Nabi yang paling dibanggakan oleh Bani Israil atau Yahudi adalah Nabi Musa ‘alaihissalam. Nabi Musa menikah 4 kali, salah satunya adalah Shafura (Zaphora), puteri Nabi ٍSyu’aib ‘alaihissalam. Allah Ta’ala berfirman,

قَالَ إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أُنكِحَكَ إِحْدَى ابْنَتَيَّ هَاتَيْنِ عَلَى أَن تَأْجُرَنِي ثَمَانِيَ حِجَجٍ فَإِنْ أَتْمَمْتَ عَشْراً فَمِنْ عِندِكَ وَمَا أُرِيدُ أَنْ أَشُقَّ عَلَيْكَ سَتَجِدُنِي إِن شَاء اللَّهُ مِنَ الصَّالِحِينَ

“Berkatalah dia : “Sesungguhnya aku bermaksud menikahkan kamu dengan salah seorang dari kedua anakku ini, atas dasar bahwa kamu bekerja denganku delapan tahun dan jika kamu cukupkan sepuluh tahun maka itu adalah dari kamu, maka aku tidak hendak memberati kamu. Dan kamu Insya Allah akan mendapatiku termasuk orang-orang yang baik”. (QS. Al-Qashash 28 : 27)

4. Nabi Daud Menikah 9 Kali

Nabi Daud ‘alaihissalam adalah salah seorang nabi dari kalangan Bani Israil yang memiliki kerajaan yang amat besar. Nabi Daud disebutkan menikah 9 kali. Nabi Daud ini menjadi simbol dan perlambang bahwa keangkara-murkaan pasti akan dapat dikalahkan dengan iman dan keteguhan hati.

5. Nabi Sulaiman Menikah 1.000 Kali

Disebutkan bahwa Nabi Sulaiman ‘alaihissalam memiliki istri sebanyak 1.000 orang. Pendapat lain menyebutkan istri beliau 300 orang dan 700 budak wanita. Ada sebuah atsar menyebutkan bahwa Nabi Sulaiman menggilir 90 istrinya dalam semalam dan beliau berkata :

لأَطُوفَنَّ اللَّيْلَةَ عَلَى نِسَائِي فَلْتَحْمِلْ كُلُّ امْرَأَةٍ وَلَيَلِدْنَ فَارِسًا يُقَاِتلُ فِي سَبِيْلِ اللهِ

“Aku akan menggilir istriku hingga dalam satu malam sehingga mereka masing-masing hamil dan melahirkan prajurit yang berperang di jalan Allah”.

6. Nabi Isa Ternyata Menikah Bahkan Poligami

Kalau pun ada pendapat yang menyebutkan bahwa Nabi Isa ‘alaihissalam atau Yesus (sebutan bagi orang Kristen atau Nashrani) karena alasan khusus tidak menikah, maka harus ada dalil yang qath’i lewat jalur periwatan yang shahih, baik lewat ayat Al-Qur’an atau As-Sunnah yang bisa diterima. Selama tidak ada dalil tersebut, maka asumsi tidak menikahnya Nabi Isa ‘alaihissalam harus tertolak dengan adanya keumuman ayat berikut :

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلاً مِّن قَبْلِكَ وَجَعَلْنَا لَهُمْ أَزْوَاجًا وَذُرِّيَّةً

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan”. (QS. Ar-Ra’d 13 : 38)

Di dalam Injil Matius disebutkan bahwa Nabi Isa ‘alaihissalam bukan hanya sekedar tidak membujang, bahkan Nabi Isa menikah lebih dari satu perempuan. Nabi Isa menikahi 5 orang wanita.

Prof. Dr. Barbara Tiring, pakar theology dari University Of Australia yang telah melakukan penelitian atas apa yang disebut sebagai ‘Naskah Laut Mati’ selama lebih dari 20 tahun dan menghubungkannya dengan ayat-ayat Injil. Sehingga dia berkesimpulan yang cukup kontroversial bagi umumnya pemeluk agama Kristen saat ini, bahwa nabi Isa bukan hanya beristri tetapi berpoligami.

Menurutnya upacara pernikahan Nabi Isa berusaha dikaburkan oleh pihak Gereja. Misalnya dalam Injil Markus pasal 14 ayat 3 : “Datanglah seorang perempuan dengan membawa buli buli pualam yang berisi minyak wangi murni yang mahal harganya, setelah dipecahkan buli buli itu dan dicurahkan minyak itu ke kepala Yesus”.

Lukas pasal 7 ayat 37 menjelaskan bahwa Maria Magdalena membawa buli-buli pualam berisi minyak wangi, sambil menangis ia berdiri di belakang kaki Nabi Isa, kemudian dibasahinya dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, menciuminya dan meminyakinya.

Seorang perempuan membawa minyak wangi menyeka dan memberi minyak wangi ke rambutnya. Ini adalah upacara pernikahan bangsawan Yahudi. Sebenarnya itu adalah perbuatan pihak gereja untuk menutupi fakta sejarah bahwa sesungguhnya Nabi Isa menikah.

Barbara Tiring mengatakan bahwa pernikahan Nabi Isa dengan Magdalena sangat jelas dalam Injil, karena Maria datang meminyaki rambut Yesus dan menciumnya. Menurutnya ini adalah upacara pernikahan, karena tidak ada seorang perempuan mencium laki-laki yang bukan mahramnya melainkan dihukum mati. Kalau Maria Magdalena tidak dihukum mati, asumsinya karena Maria Magdalena sedang menyelenggarakan upacara pernikahan dengan Yesus.

Injil Matius, Markus, Lukas, Yohanes memang bungkam tentang pernikahan ini, namun Injil Philipus menjelaskan menyebutkan hal itu. Sayangnya Injil Philipus ini ditolak oleh Gereja yang kini berkuasa. Karena kalau Gereja menerima Injil Philipus bahwa Nabi Isa menikah, maka paham kerahiban yang selama ini mereka anut akan runtuh dengan sendirinya. Biarawan dan biarawati itu akan sia-sia saja mengabdi, karena ternyata yang mereka ikuti justru menikah, punya anak bahkan berpoligami.

Pernikahan Nabi Isa

Naskah Laut Mati bahkan menjelaskan kronologi perkawinan Yesus. Perkawinan Yesus yang pertama dengan Maria Magdalena pada hari Jum’at 22 september 30 M pk 18:00 pm yang bertempat di Ain Feshkha (Palestina) ini adalah kawin gantung.

Kemudian pernikahan yang kedua pada hari Kamis 19 Maret 33 M jam 24:00 bertempat di Ain Feshkha (Kana). Yesus kawin yang kedua kalinya dengan Maria Magdalena. Saat itu adalah saat sebelum Yesus (yang diserupakan) di salib. Dan saat itu Yesus dan Maria Magdalena sudah bercampur dengan Istrinya. Ini di perlihatkan dalam Yohanes pasal 12 ayat 3.

Kemudian di dalam Kisah Para Rasul, pasal 6 ayat 7, dijelaskan bahwa pada tanggal 14 Juni tahun 37 Masehi, lahirlah anak Nabi Isa yang pertama, yaitu Yesus Justus yang berbunyi : “and the words of God continued to spread”. Kemudian dijelaskan lagi pada tanggal 10 April tahun 44 Masehi, lahirlah anak Yesus yang ketiga yang tidak dijelaskan namanya.

Selanjutnya pada malam selasa 17 Maret 50 Masehi, 17 tahun setelah resepsi dengan Maria Magdalena, Nabi Isa menikah untuk yang kedua kalinya dengan seorang wanita yang bernama Lydia. [AS/MMC]

Check Also

UNESCO Akui Kurma Sebagai Warisan Budaya Dunia Arab

MADINAH (Mata-Media.Net) – Pengetahuan, tradisi dan praktik yang berkaitan dengan kurma telah dimasukkan ke dalam daftar Warisan ...