Thursday , November 21 2019
Home / Headline / Transkip Lengkap Pidato Jubir IS Soal Kesyahidan Syaikh Abu Bakar Al-Baghdadi

Transkip Lengkap Pidato Jubir IS Soal Kesyahidan Syaikh Abu Bakar Al-Baghdadi

DAMASKUS (Mata-Media.Net) –  Islamic State (IS) menunjuk Syaikh Abu Ibrahim Al-Hasyimi Al-Qurosyi untuk menjadi Khalifah baru kaum Muslimin sebagai pengganti Syaikh Abu Bakar Al-Baghdadi Al-Qurosyi yang meninggal setelah melakukan pertempuran melawan pasukan khusus Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (26/10/2019) malam lalu.

Keputusan itu diumumkan oleh juru bicara (jubir) terbaru IS, Syaikh Abu Hamzah Al-Muhajir Al-Qurosyi dalam sebuah audio berdurasi 7:37 menit berbahasa Arab yang dirilis oleh Yayasan atau Departemen Media Al-Furqon berjudul “Barangsiapa yang memenuhi apa yang Allah janjikan kepadanya, maka dia akan mendapatkan pahala yang besar” pada hari Kamis (31/10/2019) malam.

Berikut ini transkip lengkap pidato Syaikh Abu Hamzah yang sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia:

Segala puji bagi Allah Rabb semesta ‘alam, yang menolong para hamba-Nya yang bertauhid, sholawat dan salam semoga senatiasa terlimpahkan pada yang diutus dengan pedang sebagai rahmat bagi semesta alam, Nabi kita Muhammad dan kepada para keluarga serta shahabat beliau seluruhnya.

Allah Tabaroka wa Ta’ala berfirman:

{ فَلْيُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يَشْرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا بِالْآخِرَةِ ۚ وَمَن يُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيُقْتَلْ أَوْ يَغْلِبْ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا }

“Karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah. Barangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar.” (QS. An-Nisa’ 4 : 74)

Wahai kaum Muslimiin, Wahai para Mujahidin fii Sabilillah, Wahai Junud Daulah Islamiyyah dan para Warganya…

Kami kabarkan kepada kalian wafatnya Imam al-Mujaddid al-‘Alim al-‘Abid Amirul Mukminin wa Kholifatul Muslimiin Syaikh al-Mujahid Abu Bakar al-Baghdadi Ibrahim Ibnu ‘Awwad al-Badri al-Husaini al-Qurasyi -taqabbalahu Ta’ala-

Dan Kami kabarkan kepada kalian wafatnya Juru bicara resmi Daulah Islamiyyah Syaikh Mujahid Abu Hasan al-Muhajir -taqabbalahuAllah- yang mana mereka berdua telah terbunuh pada beberapa hari yang lalu,

{ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ }

“Sesunguhnya kami milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya lah kami dikembalikan.” (QS. Al-Baqarah 2 : 156)

Dahulu Syaikh Abu Bakar al-baghdadi -taqabbalahulloh- telah menjadi Amirul Mukminin yang menggantikan Syaikh al-Mujahid Abu Umar al-Baghdadi -taqabbalahulloh-. Maka Allah menolong beliau untuk menghidupkan Jihad di Irak, menolong kaum Muslimin di Syam, kemudian lewat tangan beliau, Allah menaklukan Negeri-Negeri, dengan perantara beliau Allah tegakkan Dien, dan menjaga kesucian kaum Muslimin. Allah Subhanah telah memberikan taufik pada beliau untuk menegakkan Syariah-Nya, dan memudahkannya untuk mengembalikan Khilafah dan syiar-syiar Dien yang telah ditiadakan oleh para Thaghut Arab dan non Arab (‘ajam), lalu berkumpul-lah pada beliau seluruh Mujahidin yang terpencar diberbagai penjuru bumi bagian timur dan barat, lalu Berjihad dengan mereka melawan kuffar dan murtaddin dari berbagai millah dan kelompok bathil. Beliau bersabar atas kondisi sangat keras dan berbagai ujian serta pengeroyokan musuh-musuh,  sehingga Allah tetapkan bagi beliau terbunuh di jalan Allah, sedang beliau tetap teguh di atas Dien-Nya dengan tetap maju dan tidak mundur, Berjihad melawan musuh-musuhnya -kami menyangka demikian sedangkan perhitungan beliau ada pada Allah Ta’ala-.

Adapun Syaikh Abu Hasan al-Muhajir -taqabbalahulloh- beliau termasuk Mujahidin generasi awal yang berhijrah di Irak, berasal dari Jazirah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang di uji dan disakiti karena (membela) Dien Allah, lalu beliau bersabar dan tetap teguh dan melanjutkan Jihadnya. Beliau telah menggantikan posisi jubir yang terdahulu, yaitu Syaikh mujahid Abu Muhammad al-Adnani -taqabbalahulloh- pada fase-fase tersulit dalam jihad melawan Salibis dan Murtaddin, sebagaimana beliau juga adalah (termasuk) sebaik-baik menteri dan penolong bagi Amiril Mukminin, dan tetap dalam kondisi demikian sampai datang kematian padanya. Kami memohon pada Allah agar menjadikan tempatnya berada di ‘Illiyyiin.

Dalam rangka mengamalkan sunnah shahabat yang mulia untuk bersegera menetapkan Imam demi menjaga Jama’ah kaum Muslimin dan mengorganisir perkara-perkaranya, Majlis Syuro Daulah Islam -semoga Allah menguatkannya- bersegera setelah mendapat kepastian syahidnya Syaikh Abu Bakar al-Baghdadi -taqabbalahulloh- maka bersepakatlah para Masyaikh Mujahidin setelah bermusyawarah dengan para ikhwah mereka dan demi menunaikan wasiat Kholifatul Muslimin -taqabbalahulloh- agar membaiat Syaikh Mujahid al-‘Alim al-‘Amil al-‘Abid Abu Ibrahim al-Hasyimi al-Qurasyi -hafizhahullohu Ta’ala- sebagai Amirul Mukminin dan Khalifah bagi kaum Muslimin. Kami memohon pada Allah bagi beliau berupa taufik dan penepatan, penaklukan dan petunjuk yang lurus, serta agar Allah Subhanahu wa Ta’ala menolongnya untuk menyempurnakan apa yang telah dimulai oleh para ikhwah yang terdahulu, juga memberikan baginya sahabat kepercayaan yang baik lagi shalih dan agar Allah menaklukan Negeri-Negeri dan hati para hamba lewat tangan beliau.

Allah Tabaroka wa Ta’ala berfirman:

{ إِنَّ الَّذِينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ اللَّهَ يَدُ اللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ ۚ فَمَن نَّكَثَ فَإِنَّمَا يَنكُثُ عَلَىٰ نَفْسِهِ ۖ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِمَا عَاهَدَ عَلَيْهُ اللَّهَ فَسَيُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا }

“Sesungguhnya orang-orang yang berbaiat (janji setia) kepadamu, bahwasanya mereka itu berbaiat kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barangsiapa melanggar janji, maka sesungguhnya dia melanggar atas (janji) sendiri; dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Dia akan memberinya pahala yang besar.” (QS. Al-Fath 48 : 10)

Wahai kaum Muslimin dimana saja berada, bersegeralah membaiat Amirul Mukminin dan berkumpul disekitarnya, Demi Allah beliau adalah salah satu dari pioner Jihad, salah satu dari ulama’ Mujahid dan salah satu dari pimpinan perang, beliau termasuk terdahulu dalam menolong Dien Allah, memerangi musuh-musuh-Nya Subhanah, front-front pertempuran dan tempat para perwira menjadi saksi baginya. Sungguh beliau telah memerangi Amerika sang pelindung salib dan telah menimpakan berbagai macam malapetaka padanya, beliau paham (bagaimana) perangnya dan sudah paham dengan makarnya, karena itu janganlah senang wahai Amerika dengan terbunuhnya Syaikh al-Baghdadi, dan janganlah kau melupakan gelas-gelas kematian dan sambarannya melalui kedua tangan beliau -taqabbalahulloh-.

Tidakkah kau mengerti wahai Amerika bahwa hari ini Daulah tepat berada di ambang pintu Eropa dan Afrika tengah? Bahkan ia meluas tetap eksis -dengan izin Allah Ta’ala- dari timur sampai barat. Tidakkah kau berfikir bagaimana jadinya dirimu setelah kau memerangi Daulah Islam? Tidakkah kau lihat bagaimana dirimu jadi bahan olok-olokan bagi bangsa-bangsa (yang lain)? Kamu dikuasai oleh si tua bangka dungu, bersore hari dengan akalnya dan berpagi hari dengan lainnya, maka janganlah kau banyak bersenang dan jangan terpedaya! Sungguh telah mendatangimu siapa yang akan membuatmu lupa kejadian menakutkan yang telah kau saksikan dan gelas pahit yang telah kau rasakan -Bi’idznillahi Ta’ala- hingga seolah-olah kamu akan mendapatinya bahwa hal yang termanis adalah ketika saat ditangan Syaikh al-Baghdadi -taqabbalahulloh-

Dan kami pesankan kepada para ikhwah kami di seluruh wilayah agar bersabar dan meminta (ganjaran) pahala (yang besar) pada Allah (ihtisab), bersabar dan tetap teguh di atas Dien dan Jihad mereka, berpegang teguh pada Jama’ah kaum Muslimin dan imamnya, bertekad untuk melakukan pembalasan bagi imam-imam dan ikhwan mereka terhadap kuffar dan murtaddin, dan berupaya keras untuk melaksanakan wasiat Amirul Mukminin -taqabbalahulloh- dalam kalimat audio beliau yang terakhir yaitu untuk melakukan pembebasan terhadap kaum Muslimin yang tertawan, mengangkat kezholiman dari orang-orang yang dizholimi, terus-menerus mendakwahi orang-orang pada Dien ini, mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu dengan darah-darah Musyrikin, dan bersabar atas yang demikian itu sampai mereka berjumpa dengan Allah Ta’ala sedang mereka berada di atas perkara dan Dien mereka.

Allah Ta’ala berfirman:

{ وَكَأَيِّن مِّن نَّبِيٍّ قَاتَلَ مَعَهُ رِبِّيُّونَ كَثِيرٌ فَمَا وَهَنُوا لِمَا أَصَابَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا ضَعُفُوا وَمَا اسْتَكَانُوا ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ (146) وَمَا كَانَ قَوْلَهُمْ إِلَّا أَن قَالُوا رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ (147) فَآتَاهُمُ اللَّهُ ثَوَابَ الدُّنْيَا وَحُسْنَ ثَوَابِ الْآخِرَةِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ (148) }

“Dan berapa banyak nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar. Tidak ada doa mereka selain ucapan: “Ya Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”. Karena itu Allah memberikan kepada mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan…” (QS. Ali ‘Imran 3 : 146-148) Walhamdulillahi Rabbil ‘alamiin… [AR/MEDIA DAKWAH]

Check Also

Demo Tolak Kenaikan BBM di Iran Tewaskan 106 Lebih Orang Syiah

TEHERAN (Mata-Media.Net) – Aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan di negara Syiah Iran mengakibatkan sebanyak 106 orang ...