Wednesday , August 21 2019
Home / Inspiratif / Para Penyampai Risalah Setelah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

Para Penyampai Risalah Setelah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

(Mata-Media.Com) – Para pembaca situs online Mata-Media.Com (MMC) yang dirahmati Allah semuanya, ketahuilah bahwasanya setelah Rasul kita yang tercinta Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka penerus estafet dakwah yang penuh berkah ini adalah para shahabat beliau radhiallahu ‘anhum. Mereka inilah para penyampai risalah setelah Rasulullah, dan dari merekalah Islam tersebar dan tetap eksis sampai masa kita sekarang.

Sungguh al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah telah membuat suatu pasal dalam kitabnya yang terkenal yaitu I’lamul Muwaqqi’in yang mana bunyi pasal tersebut adalah فصل: من بلغ بعد الرسول صلى الله عليه وسلم (Pasal: Orang Yang Menyampaikan Risalah Setelah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam), dimana dalam pasal ini beliau menjelaskan siapa sajakah para penyampai risalah setelah Nabi kita dan ada berapa tingkatankah mereka? Dimana beliau menyebutkan didalamnya nama-nama para shahabat Nabi yang menjadi penyampai risalah.

Dalam kitab beliau tersebut Ibnul Qayyim menyebutkan tingkatan pertama para shahabat yang menjadi penyampai risalah setelah Rasulullah, dimana beliau berkata:

المكثرون من الفتيا:

والذين حُفِظَتْ عنهم الفتوى من أصحاب رسول اللَّه صلى اللَّه عليه وسلم مئة ونَيِّف وثلاثون نفسًا، ما بين رجل وامرأة، وكان المكثرون منهم سبعة: عمر بن الخطاب، وعليّ بن أبي طالب، وعبد اللَّه بن مسعود، وعائشة أم المؤمنين، وزيد بن ثابت، وعبد اللَّه بن عَبَّاس، وعبد اللَّه بن عمر.

~ Para shahabat yang paling banyak fatwanya:

“Mereka yang diambil fatwanya dari kalangan shahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam terdapat lebih dari seratus tiga puluh (130) orang dari kalangan lelaki dan perempuan. Yang paling banyak diantara mereka ada tujuh yaitu Umar bin al-Khaththab, Ali bin Abi Thalibm Abdullah bin Mas’ud, Aisyah Ummul Mu’minin, Zaid bin Tsabit, Abdullah bin Abbas dan Abdullah bin Umar”. (I’lamul Muwaqqi’in hal 19 cet. Darul Kitab al-Arabi, Beirut)

Kemudian ditingkatan kedua terdapat para shahabat yang fatwanya dibawah tingkatan pertama. al-Imam Ibnul Qayyim berkata:

:المتوسطون في الفتيا

قال أبو محمد: والمتوسطون منهم فيما روي عنهم من الفتيا: أبو بكر، وأم سَلَمَة، وأنس بن مالك، وأبو سعيد الخدري، وأبو هريرة، وعثمان بن عفان، وعبد الله بن عمرو بن العاص، وعبد الله بن الزبير، وأبو موسى الأشعري، وسعد بن أبي وقاص، وسلمان الفارسي، وجابر بن عبد الله، ومعاذ بن جبل.

~ Para shahabat yang fatwanya pertengahan:

“Berkata Abu Muhammad bin Hazm: Para shahabat yang fatwanya pertengahan adalah: Abu Bakar, Ummu Salamah, Anas bin Malik, Abu Sa’id al-Khudri, Abu Hurairah, Utsman bin Affan, Abdullah bin Amr bin al-Ash, Abdullah bin az-Zubair, Abu Musa al-Asy’ari, Sa’ad bin Abi Waqqash, Salman al-Farisi, Jabir bin Abdillah dan Muadz bin Jabal”.

ويضاف إليهم طلحة، والزبير، وعبد الرحمن بن عوف، وعمران بن حصين، وأبو بكرة الثقفي، وعبادة بن الصامت، ومعاوية بن أبي سفيا.

“Ditambah Thalhah, az-Zubair, Abdurrahman bin Auf, Imran bin Hushain, Abu Bakrah ats-Tsaqafi, Ubadah bin ash-Shamit dan Mu’awiyah bin Abi Sufyan”. (I’lamul Muwaqqi’in hal 19-20 cet. Darul Kitab al-Arabi, Beirut)

Dan terakhir adalah para shahabat yang fatwanya sedikit. Tentang ini al-Imam Ibnul Qayyim berkata:

:المقلون من الفتيا

والباقون منهم مقلون في الفتيا، لا يُروى عن الواحد منهم إلا المسألة والمسألتان، والزيادة اليسيرة على ذلك، ويمكن أن يُجْمَع من فُتْيَا جميعهم جزءٌ صغيرٌ فقط بعد التقصِّي والبحث وهم: أبو الدرداء، وأبو اليسر، وأبو سلمة المخزومي، وأبو عبيدة بن الجراح، وسعيد بن زيد …

~ Para shahabat yang fatwanya sedikit:

“Dan sisanya adalah para shahabat yang fatwanya sedikit, tidak diriwayatkan dari mereka kecuali satu atau dua masalah saja atau lebih sedikit. Mungkin juga fatwa mereka semuanya bisa dikumpulkan dalam satu juz kecil setelah diteliti terlebih dahulu. Dan mereka adalah: Abu ad-Darda, Abul Yusr, Abu Salamah al-Makhzumi, Abu Ubaidah al-Jarrah, Said bin Zaid dll…”. (I’lamul Muwaqqi’in hal 20 cet. Darul Kitab al-Arabi, Beirut)

Demikianlah sedikit pemaparan dari kami seputar para penyampai risalah setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Yang mana kesimpulan yang kita bisa ambil dari pembahasan ini yaitu bahwasanya tingkatan mereka pun berbeda-beda, ada yang banyak, pertengahan dan sedikit namun dari merekalah Islam tersebar dan ilmu pun terjaga, radhiallahu ‘anhum. [Alberto]

Check Also

‘Aisyah Binti Abu Bakar; Gurunya Kaum Lelaki & Putri dari Lelaki yang Dicintai Nabi

Oleh: Ummu Muhajir (Mata-Media.Com) – ‘Aisyah binti Abu Bakar Ash-Shidiq radhiyallahu ‘anhu adalah gurunya kaum ...