Tuesday , February 25 2020
Home / Headline / Perbanyaklah Sholawat Kepada Nabi Muhammad di Hari Jum’at

Perbanyaklah Sholawat Kepada Nabi Muhammad di Hari Jum’at

(Mata-Media.Net) – Ada sejumlah amalan yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada umatnya, yakni umat Islam di hari Jum’at, misalnya membaca surat Al-Kahfi, memakai minyak wangi, mandi janabah, memperbanyak dzikir, sedekah dan juga bersholawat kepada Nabi Muhammad yang kadang kala amamalan sholawat kepda Nabi Muhammad banyak dilalaikan oleh kaum Muslimin.

Perintah & Keutamaan Bersholawat Kepada Nabi Muhammad

Para pembaca situs online Mata-Media.Net (MMC) yang dirahmati Allah semuanya, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman,

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”. (QS. Al-Ahzab 33 : 59)

Didalam ayat ini Allah memerintahkan kaum Muslimin untuk bersholawat kepada kekasih-Nya, Rasulullah Muhammad bin Abdullah. Sedangkan dalam sebuah hadits dari ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ أَوْ سَأَلَ لِي الوَسِيْلَةَ حَقَّتْ عَلَيْهِ شَفَاعَتِي يَوْمَ القِيَامَةِ

“Barangsiapa bersholawat kepadaku atau meminta agar aku mendapatkan wasilah, maka dia berhak mendapatkan syafa’atku pada hari kiamat nanti”. (Hadits ini terdapat dalam Fadhlu Ash-Sholah ‘alan-Nabiy no. 50, Isma’il bin Ishaq Al-Jahdiy)

Dalam hadits yang lainnya dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah juga bersabda,

مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

“Barangsiapa yang bersholawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh (10) kali”. (HR. Muslim no. 408)

Waktu & Keutamaan Bersholawat di Hari Jum’at

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً

“Perbanyaklah sholawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena sholawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bersholawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti”. (HR. Baihaqi dalam Sunan Al-Kubro. Hadits ini hasan ligoirihi –yaitu hasan dilihat dari jalur lainnya-)

Dan waktu yang dianjurkan untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad adalah dimulai pada hari Kamis setelah terbenamnya matahari sampai hari Jumat sebelum matahari terbenam.

Diantara bacaan sholawat yang dianjurkan dan dapat diamalkan oleh kaum Muslimin sesuai tuntunan Rasulullah adalah :

1. Dari Zaid bin Abdullah berkata bahwa sesungguhnya mereka dianjurkan mengucapkan,

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ

“Yaa Allah, berilah sholawat kepada Muhammad Nabi yang Ummi”. (Fadhlu Ash-Sholah ‘alan-Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam no. 60)

2 Dari Ka’ab bin ‘Ujroh, beliau mengatakan, “Wahai Rasulullah, kami sudah mengetahui bagaimana kami mengucapkan salam kepadamu. Lalu bagaimana kami bersholawat kepadamu?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ucapkanlah,

اللَّهُمَّ صّلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

“Yaa Allah, berilah sholawat kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi sholawat kepada kerabat Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia”. (Fadhlu Ash-Sholah ‘alan-Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam no. 56)

3. Dalam riwayat imam Bukhari no. 3370 terdapat lafazh sholawat sebagai berikut,

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

“Yaa Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi shalawat kepada Ibrahim dan kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi keberkahan kepada Ibrahim dan kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia”.

Itulah sejumlah bacaan sholawat yang dapat kita amalkan dan hendaknya kita mencukupkan diri dengan sholawat yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Janganlah kita membaca dan mengamalkan sholawat yang sebenarnya tidak ada tuntunan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, apalagi mengandung kesyirikan semacam sholawat nariyah.

Oleh karena itu, hendaknya kita memperbanyak sholawat di hari Jum’at setelah mengetahui ilmu ini. Ingatlah, makna sholawat adalah sebagaimana yang dikatakan oleh Abul ‘Aliyah,

صَلاَةُ اللَّهِ ثَنَاؤُهُ عَلَيْهِ عِنْدَ الْمَلاَئِكَةِ

“Sholawat Allah adalah pujian-Nya kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam di hadapan para malaikat”. (HR. Bukhari no. 10)

Sebagian ulama mengatakan bahwa makna sholawat dari Allah adalah rahmat, sedangkan dari malaikat adalah istigfar (mohon ampunan) dan dari manusia adalah do’a. Namun makna sholawat dari Allah yang lebih tepat adalah sebagaimana perkataan Abul ‘Aliyah di atas sebagaimana yang dikuatkan oleh sejumlah ulama dan didalam kitab Syarh Bulughul Marom.

Semoga kita semua dimudahkan oleh Allah Ta’ala untuk mengamalkannya. Semoga Allah selalu memberi kita ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amalan yang diterima oleh Allah Ta’ala. Aamiin[Abdurrahman/dbs]

Check Also

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Perbatasan Turki & Iran, 7 Orang Tewas

ANKARA (Mata-Media.Net) – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang Turki yang berdekatan dengan perbatasan Iran pada ...