Sunday , April 5 2020
Home / Ragam / Analisa / Siapa Pasien Pertama Terkena Virus Corona?

Siapa Pasien Pertama Terkena Virus Corona?

WUHAN (Mata-Media.Net) – Pihak berwenang di negara Komunis China dan para pakar sejauh ini belum sepakat soal bagaimana wabah virus corona, yang sekarang diberi nama Covid-19 itu bermula. Lebih jauh lagi, mereka juga belum tahu, siapa pasien pertama yang terkena penyakit ini, dan pasien yang kemudian menyebarkan penyakit yang sudah menyebar ke 77 negara di dunia itu.

Ketika terjadi wabah, baik karena virus maupun bakteri, orang pertama yang terkena biasanya disebut sebagai “pasien nol”.

Seperti dilansir BBC pada akhir Februari 2020 lalu, mengidentifikasi orang pertama yang terkena penyakit yang kemudian mewabah dianggap penting karena bisa membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan penting seperti bagaimana, kapan, dan mengapa suatu wabah itu bermula.

Jawaban-jawaban ini penting untuk mencegah orang-orang terkena penyakit dan juga bisa menjadi pembelajaran serta sumber informasi ketika terjadi wabah serupa di masa mendatang.

Apakah kita tahu siapa pasien nol ini? Jawabannya adalah belum. Awalnya, pihak berwenang di China mengatakan kasus pertama virus corona diketahui pada 31 Desember 2019.

Ketika itu, infeksi yang gejalanya mirip dengan pneumonia tersebut diyakini berasal dari pasar dan hewan dan ikan laut di Wuhan, Provinsi Hubei.

Data statistik yang dikumpulkan oleh John Hopkins University di Amerika Serikat (AS) menunjukkan hampir 82% dari sekitar 75.000 kasus virus corona berasal dari kawasan ini. Dengan kata lain, inilah episentrum virus corona.

Namun, satu kajian yang dilakukan para peneliti China, yang diterbitkan jurnal medis The Lancet mengklaim kasus pertama virus corona terjadi pada 1 Desember 2019, jauh lebih awal dari keterangan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Dikatakan pula orang yang terkena virus corona tersebut “tak punya kontak” dengan pasar hewan di Wuhan.

Wu Wenjuan, dokter senior di Rumah Sakit Jinyintan di Wuhan dan salah seorang penulis hasil penelitian kepada BBC berkata, pasien “pertama pertama berusia lanjut dan mengidap Alzheimer”.

“Ia (pasien) tinggal sekitar empat atau lima halte bus dari pasar hewan di Wuhan … karena ia sakit, ia tidak keluar rumah,” jelas Wu Wenjuan.

Ia menambahkan bahwa tiga orang lainnya menunjukkan tanda-tanda terkena virus corona, dua diantaranya tidak ke pasar hewan di Wuhan.

Meski demikian, peneliti juga menemukan 27 orang dari 41 sampel pasien yang dirawat di rumah sakit pada awal wabah “pernah ke pasar hewan dan ikan laut di Wuhan”.

Hipotesis bahwa wabah berawal dari pasar tersebut dan mungkin ditularkan dari binatang hidup ke manusia sebelum menyebar dari manusia ke manusia sangat mungkin diterima, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). [AR/dbs]

Check Also

Walikota Prabumulih Sebut Meliburkan PNS & Sekolah Tak Cegah Corona

PRABUMULIH (Mata-Media.Net) – Media sosial (medsos) pada Sabtu (4/4/2020) dihebohkan oleh video viral Walikota Prabumulih, ...