Sunday , April 5 2020
Home / Headline / Merujuk Hadits Nabi, IS Sarankan Umat Islam Tak Kunjungi Daerah Terserang Wabah & Virus Corona

Merujuk Hadits Nabi, IS Sarankan Umat Islam Tak Kunjungi Daerah Terserang Wabah & Virus Corona

PARIS (Mata-Media.Net) – Munculnya virus corona atau Covid-19 yang telah menjangkiti 142 negara di seluruh dunia juga menjadi perhatian Islamic State (IS). Bahkan seperti diberitakan Foxnews dan New York Post pada Minggu (15/3/2020), sebagai bentuk kepedulian IS terhadap umat Islam, IS memberi perintah kepada para anggotanya dan menyarankan masyarakat Muslim secara luas untuk tidak mendatangi dan mengunjungi wilayah atau negara yang terjangkit wabah atau epidemi dan virus corona tersebut.

“Orang sehat seharusnya tidak memasuki tanah epidemi dan orang yang menderita sakit tidak boleh keluar dari situ,” demikian bunyi arahan juru bicara IS yang dirilis oleh buletin Mingguan An-Naba’ edisi atau nomor 225 yang dirilis pada Jumat (13/3/2020) atau bulan Rajab 1441 Hijriyah.

Statemen IS ini sendiri merujuk pada sejumlah sabda Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan dan melarang kaum Muslimin agar tidak mendatangi tempat yang terkena wabah penyakit, dan juga orang yang terkena wabah atau virus agar tetap berada didaerahnya dan tidak keluar dari wilayah tersebut. Salah satu hadits Nabi tersebut adalah,

حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي حَبِيبُ بْنُ أَبِي ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ إِبْرَاهِيمَ بْنَ سَعْدٍ قَالَ سَمِعْتُ أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ يُحَدِّثُ سَعْدًا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِذَا سَمِعْتُمْ بِالطَّاعُونِ بِأَرْضٍ فَلَا تَدْخُلُوهَا وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلَا تَخْرُجُوا مِنْهَا فَقُلْتُ أَنْتَ سَمِعْتَهُ يُحَدِّثُ سَعْدًا وَلَا يُنْكِرُهُ قَالَ نَعَمْ

Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Umar telah menceritakan kepada kami Syu’bah dia berkata; telah mengabarkan kepadaku Habib bin Abu Tsabit dia berkata; saya mendengar Ibrahim bin Sa’d berkata; saya mendengar Usamah bin Zaid bercerita kepada Sa’d dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: “Apabila kalian mendengar wabah lepra di suatu negeri, maka janganlah kalian masuk kedalamnya. Namun jika ia menjangkiti suatu negeri, sementara kalian berada didalamnya, maka janganlah kalian keluar dari negeri tersebut”. Lalu aku berkata; “Apakah kamu mendengar Usamah menceritakan hal itu kepada Sa’d, sementara Sa’d tidak mengingkari perkataannya Usamah?” Ibrahim bin Sa’d berkata; “Benar”. (HR. Bukhari no. 5287)

و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَامِرِ بْنِ رَبِيعَةَ أَنَّ عُمَرَ خَرَجَ إِلَى الشَّامِ فَلَمَّا جَاءَ سَرْغَ بَلَغَهُ أَنَّ الْوَبَاءَ قَدْ وَقَعَ بِالشَّامِ فَأَخْبَرَهُ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا سَمِعْتُمْ بِهِ بِأَرْضٍ فَلَا تَقْدَمُوا عَلَيْهِ وَإِذَا وَقَعَ بِأَرْضٍ وَأَنْتُمْ بِهَا فَلَا تَخْرُجُوا فِرَارًا مِنْهُ فَرَجَعَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ مِنْ سَرْغَ وَعَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ عُمَرَ إِنَّمَا انْصَرَفَ بِالنَّاسِ مِنْ حَدِيثِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ

Dan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dia berkata; Aku membaca Hadits Malik dari Ibnu Syihab dari ‘Abdullah bin ‘Amir bin Rabi’ah bahwa “Pada suatu ketika ‘Umar bin Khaththab pergi ke Syam. Setelah sampai di Saragh, dia mendengar bahwa wabah penyakit sedang berjangkit di Syam. Maka ‘Abdurrahman bin ‘Auf mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: ‘Apabila kamu mendengar wabah berjangkit di suatu negeri, maka janganlah kamu datangi negeri itu. Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, janganlah kamu keluar dari negeri itu karena hendak melarikan diri darinya’. Maka Umar pun kembali dari Saragh. Dan dari Ibnu Syihab dari Salim bin Abdullah; bahwa Umar kembali bersama orang-orang setelah mendengar Hadits Abdurrahman bin Auf”. (HR. Muslim no. 4115)

Sebelumnya, virus corona atau Covid-19 yang pertama kali muncul di kota Wuhan, provinsi Hubei, China pada akhir Desember 2019 lalu telah menjadi wabah global yang menyerang lebih dari 99 negara di dunia.

Oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO, virus corona pada Kamis (12/3/2020) telah ditetapkan sebagai pandemi. Mewabahnya virus corona ini juga menjadi perhatian Islamic State (IS). Melalui buletin An-Naba’ edisi atau nomor 225 yang dirilis pada Jumat (13/3/2020) atau bulan Rajab 1441 Hijriyah, IS memberikan pengarahan kepada kaum Muslimin dan masyarakat dunia dalam menghadapi virus corona. [AR/dbs]

Check Also

Dalam Sehari, Hampir 1.500 Orang di AS Tewas Karena Virus Corona

WASHINGTON (Mata-Media.Net) – Amerika Serikat (AS) mencatatkan rekor terburuk sejak pandemi virus Corona atau Covid-19 ...