Monday , March 30 2020
Home / Headline / Bekam atau Hijamah; Pengobatan Terbaik Anjuran Nabi Muhammad

Bekam atau Hijamah; Pengobatan Terbaik Anjuran Nabi Muhammad

(Mata-Media.Net) – Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الشِّفَاءُ فِيْ ثَلاَثَةٍ: شَرْبَةِ عَسَلٍ وَشَرْطَةِ مِحْجَمٍ وَكَيَّةِ نَارٍ وَإِنِّيْ أَنْهَى أُمَّتِيْ عَنْ الْكَيِّ

“Kesembuhan itu ada pada tiga (3) hal, yaitu minum madu, sayatan pisau bekam dan sundutan dengan api (kay). Sesungguhnya aku melarang ummatku (berobat) dengan kay”. (HR. Bukhari)

Dalam hadits yang lain, Rasulullah juga bersabda, “Sesungguhnya cara pengobatan paling ideal yang kalian pergunakan adalah hijamah (bekam)”. (Muttafaqun ‘alaih, shahih Bukhari no. 2280) dan shahih Muslim no. 2214)

Selain itu dalam hadits lainnya, Rasulullah juga bersabda, “Sesungguhnya pada bekam itu terkandung kesembuhan”. (Kitab Mukhtashar Muslim no. 1480)

Para pembaca situs online Mata-Media.Net (MMC) yang dirahmati Allah semuanya,bada banyak anjuran dari Rasulullah untuk pengobatan. Salah satunya adalah dengan terapi bekam. Dalam bahasa Arab, bekam dikenal dengan istilah Hijamah. Sementara dalam bahasa Indonesia, bekam dikenal dengan sebutan kop atau cantuk.

Bekam merupakan metode pengobatan Nabi Muhammad dengan cara mengeluarkan darah statis (kental) yang mengandung toksin atau oksidan dari dalam tubuh manusia. Dalam istilah medis dikenal dengan istilah ‘Oxidant Release Therapy’ atau ‘Oxidant Drainage Therapy’ atau istilah yang lebih populer adalah ‘detoksifikasi’ (mengeluarkan racun dan darah kotor didalam tubuh).

Berbekam dengan cara melakukan pemvakuman di kulit dan pengeluaran darah darinya. Pengertian ini mencakup dua (2) mekanisme pokok dari bekam, yaitu proses pemvakuman kulit kemudian dilanjutkan dengan pengeluaran darah dari kulit yang telah divakum sebelumnya baik dengan jarum atau pisau. Lebih gampangnya, bekam merupakan metode pengobatan yang dilakukan dengan cara menyedot keluar darah kotor.

Untuk mengeluarkan oksidan dari dalam tubuh butuh ketrampilan khusus. Caranya dengan penyedotan menggunakan alat khusus yang sebelumnya didahului dengan pembedahan minor (sayatan khusus atau tusukan jarum) secara hati-hati di titik-titik tertentu secara tepat dalam tubuh. Jika oksidan dapat dikeluarkan semua, maka penyumbatan aliran darah ke organ-organ tertentu dalam tubuh dapat diatasi, sehingga fungsi-fungsi fisiologis tubuh kembali normal.

Ada banyak sekali hadits Nabi Muhammad tentang anjuran berbekam, salah satunya adalah:

سُئِلَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ عَنْ كَسْبِ الْحَجَّامِ فَقَالَ احْتَجَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَجَمَهُ أَبُو طَيْبَةَ فَأَمَرَ لَهُ بِصَاعَيْنِ مِنْ طَعَامٍ وَكَلَّمَ أَهْلَهُ فَوَضَعُوا عَنْهُ مِنْ خَرَاجِهِ وَقَالَ إِنَّ أَفْضَلَ مَا تَدَاوَيْتُمْ بِهِ الْحِجَامَةُ أَوْ هُوَ مِنْ أَمْثَلِ دَوَائِكُمْ

Dari Anas bin Malik (radhiyallahu ‘anhu ditanya) mengenai Hijamah, beliau berkata : bahwa Sesungguhnya Rasulullah ber-bekam/hijamah dan memerintahkan keluarga beliau dan Rasulullah bersabda : Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah dengan Hijamah. (Shahih Muslim no. 1577)

عَنْ أَبِي رَجَاءٍ، عَنْ سَمُرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:”أَفْضَلُ مَا تَدَاوَى بِهِ النَّاسُ الْحِجَامَةُ”. المعجم الكبير الطبراني

Dari Abi Raja’, dari Samurah radhiyallahu ‘anhu berkata : bahwa Sesungguhnya Rasulullah bersabda : Sebaik-baik pengobatan yang manusia lakukan adalah dengan Hijamah. (Mu’jam Kabir, Ath-Thabrani)

عَنْ مُعَاوِيَةَ بن قُرَّةَ، عَنْ مَعْقِلِ بن يَسَارٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:”الْحِجَامَةُ يَوْمَ الثُّلاثَاءِ لِسَبْعَ عَشْرَةَ مِنِ الشَّهْرِ دَوَاءٌ لَدَاءِ سَنَةٍ” معرفة الصحابة لأبي نعيم الأصبهاني(1) الحجامة : نوع من العلاج بتشريط موضع الألم وتسخينه لإخراج الدم الفاسد منه

Dari Muawiyah, dari Ma’ql bin Yassar radhiyallahu ‘anhu berkata : bahwa Sesungguhnya Rasulullah bersabda : Hijamah pada hari selasa atau tanggal 17 adalah pengobatan yang disunnahkan. (Ma’rifatu Shahabah dan Mu’jam Kabir Ath-Thabrani)

إِنَّ مِنْ خَيْرِ دَوَائِكُمْ الْحِجَامَةَ

Sesungguhnya sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah Hijamah. (Musnad Ahmad)

مَنِ احْتَجَمَ لِسَبْعَ عَشْرَةَ، وَتِسْعَ عَشْرَةَ، وَإِحْدَى وَعِشْرِينَ، كَانَ شِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ

“Barangsiapa yang berbekam pada tanggal 17, 19 atau 21, maka ia menjadi obat bagi segala macam penyakit”. (HR. Abu Daawud no. 3861)

الْحِجَامَةُ عَلَى الرِّيقِ أَمْثَلُ، وَفِيهَا شِفَاءٌ وَبَرَكَةٌ، وَهِيَ تَزِيدُ فِي الْعَقْلِ، وَتَزِيدُ فِي الْحِفْظِ، وَتَزِيدُ الْحَافِظَ حِفْظًا

“Berbekam sebelum makan pagi sangat baik, karena padanya terdapat obat dan barakah, dapat menambah kecerdasan dan hafalan. Menambah hafalan seorang penghafal”. (Lihat Ash-Shahiihah no. 766). [AR/dbs]

Check Also

Menteri Keuangan Jerman Tewas Bunuh Diri Karena Khawatir Dampak Corona

FRANKFURT (Mata-Media.Net) – Menteri Keuangan Negara bagian Hesse, Jerman, Thomas Schaefer tewas bunuh diri karena ...