Sunday , April 5 2020
Home / Headline / Pakar Akademik Barat Ulas Manfaat Wudhu Untuk Cegah Penularan Corona

Pakar Akademik Barat Ulas Manfaat Wudhu Untuk Cegah Penularan Corona

NEW YORK (Mata-Media.Net) – Kaum Muslimin menjalankan ibadahnya setidaknya lima (5) kali dalam sehari. Sebelum melakukan ibadah sholat, baik sholat wajib atau fardhu dan sunnah atau rawatib dimulai dengan berwudhu. Artinya, minimal dalam sehari, umat Iskam membersihkan dirinya minimal 5 kali.

Mulai dari mencuci mulut, hidung, tangan dan wajah adalah praktik kebesihan yang baik, terutama di saat wabah virus corona sedang merebak pada saat sekarang ini. Maka, proses bersuci dalam agama Islam ini pun menjadi sorotan oleh media barat.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Clinical Microbiology Reviews Journal dengan judul ‘Penyakit Sistemik yang Disebabkan oleh Infeksi Oral’ pada Rabu (18/3/2020) telah menemukan hubungan antara kurangnya penyakit sistemik dengan kesehatan mulut.

Dokumentasi Netflix berjudul ‘Pandemic: How to Prevent an Outbreak (Pandemi: Cara Mencegah Wabah)’ juga menggambarkan bagaimana ritual bersuci umat Islam, yang dikenal sebagai wudhu dapat membantu menyebarkan pesan kebersihan yang baik.

Bahkan, wudhu yang dilakukan umat Islam diulas oleh para pakar akademik Barat, di mana hal itu sangat baik untuk disebarkan dalam praktek kebersihan terutama untuk mencegah penularan virus corona.

Meskipun mereka menganggap wudhu yang diajarkan Nabi Muhammad bukan praktik higienis, namun mereka menggarisbawahi bahwa cara bersuci itu sebagai praktik kebersihan yang baik. Demikian ulasan media-media barat, melansir The Convervation.

Ulasan itu juga mengamati Syra Madad, seorang spesialis kesehatan masyarakat Muslim di sebuah rumah sakit New York yang mengambil waktu istirahat untuk shalat di Islamic Center of New York University. Syra melakukan wudhu sebelum memasuki ruang sholat.

Rose S. Aslan, pakar dari California Lutheran University mengatakan wudhu mengandung manfaat.

“Sebagai seorang sarjana studi Islam yang meneliti praktik ritual di kalangan umat Islam, saya telah menemukan bahwa praktik ini mengandung manfaat spiritual dan fisik,” kata akademisi perempuan yang aktif mengajar tentang agama-agama global, tradisi Ibrahim dan Islam.

Mengikuti instruksi dari WHO untuk rajin mencuci tangan dengan sabun di masa wabah virus corona, lembaga-lembaga Muslim mulai merekomendasikan agar orang-orang memastikan untuk mencuci tangan selama 20 detik dengan sabun sebelum melakukan wudhu.

Selain itu, lembaga-lembaga Islam lainnya juga merekomendasikan bahwa masjid-masjid menyediakan sabun dan pembersih tangan tambahan di dekat area wudhu. [Abd/dbs]

Check Also

Walikota Prabumulih Sebut Meliburkan PNS & Sekolah Tak Cegah Corona

PRABUMULIH (Mata-Media.Net) – Media sosial (medsos) pada Sabtu (4/4/2020) dihebohkan oleh video viral Walikota Prabumulih, ...