Wednesday , August 21 2019
Home / Headline / Tips Mengajarkan Anak Untuk Menghafalkan Al-Qur’an Sejak Dini

Tips Mengajarkan Anak Untuk Menghafalkan Al-Qur’an Sejak Dini

Oleh: Shaqayeq

(Mata-Media.Com) – Maukah kita semua memiliki anak-anak sholeh dan sholehah yang bisa menjadi penghafal Al-Qur’an? Tentunya cita-cita dan keinginan itu menjadi impian semua orang tua dari keluarga Mukmin. Maka, sejuta cara pun ditempuh oleh orang tua agar bisa menjadikan anak-anaknya sebagai penghafal Qur’an.

Ada yang mendisiplinkan anak-anaknya untuk menghafal dirumah, ada pula yang rela berpisah jauh dan lama dengan si anak demi mendapatkan anak-anak yang mampu menghafalkan “Surah Cinta” dari Allah tersebut, dan lain sebagainya. Namun untuk mendapatkan semua itu tidak semudah bermimpi dan berangan-angan. Terkadang realita berada diluar ekspektasi.

Akan tetapi yang perlu dicatat, tidak ada yang mustahil didunia ini. Hal yang sekiranya mustahil untuk dilakukan pun, jika dilakukan dengan sunguh-sungguh pasti akan menemui keberhasilan, apalagi untuk menghafalkan Al-Qur’an. Sebab diantara keistimewaan Al-Qur’an adalah Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memudahkan manusia dengan semudah-mudahnya untuk mempelajari dan menghafalkannya. Allah ﷻ berfirman,

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ

“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?”. (QS. Al-Qamar 54 : 17)

Allah ﷻ mengulang-ulang kalimat tersebut sebanyak empat (4) kali didalam kitab-Nya yang mulia. Semuanya kita jumpai dalam surat Al-Qamar. Hal ini menjelaskan kepada kita bahwa Allah benar-benar menjadikan Al-Qur’an itu mudah untuk dipelajari.

Kemudahan dalam mempelajari dan menghafalkan bagi manusia ini, hanya khusus Allah Ta’ala berikan kepada kitab suci Al-Qur’an. Tidak ada satu pun kitab suci samawi yang Allah turunkan ke dunia ini yang memiliki sifat mudah seperti Al-Qur’an. Allah juga yang menjaga langsung kitab ini secara sempurna. Adapun kitab-kitab terdahulu sebelum Al-Qur’an dibaca melalui lembaran-lembaran. Sedangkan Al-Qur’an ini sangat mudah untuk dibaca, dipahami, dihafalkan dan diamalkan, tentunya bagi umat yang mau mengamalkannya.

Selain mudah dipelajari, Al-Qur’an juga mudah untuk dihafalkan. Ini adalah sebuah realita yang dirasakan banyak orang dan mereka lihat di kehidupan seharian. Anda bisa melihat di masyarakat, banyak orang-orang yang menghafalkan Al-Qur’an 30 juz, padahal masih anak kecil. Anda juga bisa menyaksikan, ada orang yang hafal Al-Qur’an padahal usianya telah lanjut. Anda juga bisa menyaksikan, para penghafal Al-Qur’an, padahal mereka tidak mengerti bahasa Arab.

Mereka tidak paham artinya, akan tetapi mereka bisa menghafalkannya. Ini semua adalah bentuk kemudahan Al-Qur’an untuk dihafalkan. Dan ini adalah kemudahan dari Allah ﷻ. Oleh karena itu, ambillah bagian dari Al-Qur’an dengan bagian yang banyak. Semangatlah dalam menghafalkannya. Sebab, barangsiapa yang berkeinginan untuk menghafalkannya, maka Allah ﷻ akan memudahkannya.

Namun kadang kala muncul sebuah pertanyaan, apakah ada kiat-kiat tertentu yang bisa dilakukan oleh seseorang atau orang tua sebagai salah satu bentuk ikhtiar agar anaknya mudah menghafalkan Al-Qur’an sejak dini?

Yuk simak tips-tips yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk mengajarkan anak-anaknya dalam menghafalkan Kalamulloh sejak dini, diantaranya:

1) Pengajaran Sejak Dari Dalam Kandungan

– Membacakan doa

Salah satu usaha yang kita lakukan untuk mendapatkan anak yang sholeh dan sholehah adalah dengan berdoa. Doa yang dibaca untuk memperoleh anak yang sholeh adalah doa Nabi Zakariya yaitu yang terdapat didalam Al-Qur’an surah Ali ‘Imran ayat 38, “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik (shaleh). Sesungguhnya Engkaulah Maha pendengar doa”. (QS. Ali ‘Imran 3 : 38)

– Membacakan Al-Qur’an

Biasakan ibu hamil untuk sering membaca Al-Qur’an agar diperdengarkan kepada anak didalam kandungannya. Begitu juga dengan sang ayah agar selalu membaca Al-Qur’an diperut ibunya untuk memperdengarkan ayat-ayat Al-Qur’an kepada anaknya didalam kandungan ibunya. Sehingga apabila ia lahir nanti, maka ia akan selalu membaca Al-Qur’an dan mengamalkannya.

2) Usia 0-2 Tahun

– Bacakan Al-Qur’an dari surah Al-Fatihah disaat tengah bersama anak, misalnya sedang menyusui dan memakaikan baju

– Bacakan tiap hari, biasanya bayi melek jam 3 pagi. Maka setelah qiyamullail, bacakanlah lagi ayat-ayat tersebut. Ulangi pada pagi, siang, sore, malam

– Tiap satu waktu, satu surat diulang sebanyak 3x

– Setelah hari ke 5, ganti surah annaas dengan metode yang sama

– Tiap satu waktu, mengulang surah sebelumnya 1 atau 2x (muroja’ah)

3) Diatas 2 Tahun

– Metode yang sama dengan teknik pengajaran bayi

– Jika kemampuan pengucapan masih kurang (karena setiap anak berbeda dalam tingkat perkembangannya), maka tambah waktu menghafalnya. Misalnya dari 5 hari menjadi 7 hari

– Sering mendengarkan murottal

– Namun ingat, jangan membebani anak dengan hafalan tersebut. Biarkan mengalir dengan sendirinya. Buat ia menghafal tanpa sadar bahwa dia sedang menghafal. Tentunya orang tua yang harus berperan aktif dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an ditengah kebersamaan dengan anak, sehingga anak terbiasa mendengar ayat-ayat tersebut dan masuk ke dalam alam bawah sadarnya

3) Diatas 4 Tahun

– Anak-anak mulai dikenalkan tentang esensi Al-Qur’an dan pentingnya menghafal Al-Qur’an

– Mulai atur konsentrasi dan waktu untuk menghafal serius

– Mulai diajari untuk muroja’ah mandiri

– Mulai diajari untuk menghafal mandiri

– Orang tua harus rajin dalam memberikan motivasi untuk menjaga semangat menghafal anak

– Memberikan reward kecil-kecilan ketika anak-anak mendapatkan keberhasilan dalam menyelesaikan tiap hafalannya, misalnya es cream atau makanan kesukaan lainnya (jika ingin reward yang lebih besar, maka jumlah yang dihafal pun harus lebih banyak)

– Waktu menghafal 3-4x sehari.

– Ceritakan kisah-kisah penghafal Al-Qur’an dengan segala fadhilah yang mereka dapatkan karena menghafalkan Al-Qur’an

Semoga tips-tips ini dapat bermanfaat bagi para orang tua yang menghendaki anaknya menjadi penghafal Al-Qur’an. Aamiin.. [Edt; Abd]

Check Also

Kerusuhan di Papua Merembet ke Fakfak & Mimika

FAKFAK (Mata-Media.Net) – Kerusuhan di Papua sejak Selasa (20/8/2019) terus terjadi dan semakin meluas ke ...